Artikel 4 menit baca
Cara mencatat utang dan piutang
Uang yang dipinjamkan tanpa catatan punya dua nasib: lupa ditagih, atau merusak pertemanan saat ditagih. Catatan yang rapi menyelamatkan keduanya: uangmu dan hubunganmu.
Utang dan piutang: bedanya satu arah
Utang adalah uang yang kamu pinjam dari orang lain: kamu berkewajiban membayar. Piutang adalah uang yang orang lain pinjam darimu: kamu berhak menagih.
Keduanya bukan pengeluaran dan bukan pemasukan, karena uangnya akan kembali. Karena itu, keduanya dicatat terpisah dari belanja harian.
Yang wajib tercatat
- Nama orangnya: Jelas dan spesifik.
- Nominal awal: Jumlah tepat yang dipinjam.
- Tanggal pinjam & jatuh tempo: Tanggal pasti yang disepakati berdua.
- Keperluannya: Satu kalimat penjelasan sudah cukup.
- Riwayat pembayaran: Setiap cicilan masuk beserta tanggalnya, sampai sisa nol.
Jatuh tempo adalah bagian yang paling sering dilewatkan, padahal paling penting. Tanpa tanggal yang disepakati, menagih gampang terasa seperti menyerang. Kalau tanggalnya ada, kamu tinggal menjalankan kesepakatan yang sudah dibuat berdua.
Menagih tanpa merusak hubungan
- Ingatkan beberapa hari sebelum jatuh tempo: Nadanya jadi pengingat bantuan, bukan tagihan kasar.
- Tawarkan pembayaran bertahap: Jika ia sedang kesulitan, cicilan bertahap jauh lebih baik daripada tidak dibayar sama sekali.
- Tetapkan batas untuk dirimu sendiri: Tentukan sampai kapan menunggu, dan berapa nominal yang sanggup kamu relakan. Piutang yang direlakan barulah dicatat sebagai pengeluaran.
Kebiasaan kecil yang menjaga daftarmu tetap akurat
- Satu daftar untuk semuanya: Utang ke keluarga, piutang ke teman kantor, hingga bon pelanggan tidak boleh tersebar di banyak tempat. Yang tersebar pasti ada yang hilang.
- Konfirmasi dua arah: Kirim ringkasannya lewat chat: nominal dan tanggal jatuh tempo. Satu chat singkat hari ini mencegah perdebatan panjang tiga bulan lagi.
- Simpan buktinya: Foto bukti transfer atau catat metode pembayarannya di entri yang sama, supaya pelunasan tidak bisa diperdebatkan.
- Tinjau tiap minggu: Sekali seminggu, buka daftar untuk melihat siapa yang sudah mendekati jatuh tempo.
Mencatatnya di Catatku
Aplikasi Catatku memisahkan Utang dan Piutang dari transaksi harian, jadi daftar siapa berutang apa tidak tercampur dengan belanja dapur. Setiap pembayaran akan mengurangi sisa nominal sampai lunas, dan fitur Pengingat bisa dipasang menjelang jatuh tempo. (Lihat detailnya di halaman fitur).
Pertanyaan seputar ini
Apakah uang yang saya pinjamkan dicatat sebagai pengeluaran?
Bukan. Uang tersebut adalah piutang karena uangnya akan kembali. Mencatatnya sebagai pengeluaran membuat laporan bulananmu terlihat lebih boros dari kenyataan, lalu kacau lagi saat uangnya dikembalikan.
Bagaimana kalau orangnya tidak membayar juga?
Setelah melewati batas waktu yang kamu tetapkan sendiri, relakan dan catat sebagai pengeluaran agar pembukuanmu jujur. Anggap biayanya sebagai harga untuk mengetahui karakter orang tersebut.
Cicilan ke bank atau paylater dicatat di mana?
Sama-sama utang, jadi catat pokok utangnya di daftar utang. Pembayaran cicilan bulanannya masuk ke dalam anggaran rutin harian, karena ia merupakan kewajiban tetap setiap bulan.