Artikel 4 menit baca
Cara menabung dengan gaji kecil
Banyak orang menunda menabung sambil menunggu gajinya naik, dan akhirnya tidak pernah mulai. Padahal yang paling menentukan adalah urutannya: menabung dulu baru belanja, atau belanja dulu sambil berharap ada sisa.
Sisihkan di awal, bukan di akhir
Rumus lama "tabungan = sisa belanja" hampir selalu menghasilkan nol, karena belanja punya sifat memenuhi ruang yang tersedia. Baliklah rumusnya: begitu gaji masuk, pindahkan jatah tabungan lebih dulu, lalu hidup dari sisanya.
Dalam dunia keuangan ini disebut pay yourself first: membayar dirimu sendiri sebelum membayar toko.
Mulai kecil, tapi jangan putus
Rp 150.000 per bulan memang terdengar kecil. Tapi dalam setahun jumlahnya menjadi Rp 1.800.000, cukup untuk meredam satu musibah kecil tanpa perlu berutang. Dan penabung Rp 150.000 yang rutin tiap bulan akan menyalip penabung Rp 500.000 yang berhenti di bulan ketiga.
Supaya terasa nyata, beri tabunganmu nama dan target: dana darurat, servis motor, atau THR untuk orang tua. Di aplikasi Catatku, fitur Tabungan memang dibuat untuk ini: kamu menetapkan target, lalu melihat progresnya terisi secara visual.
Temukan kebocoran kecilmu
Dengan gaji kecil, ruang menabung jarang datang dari penghematan besar. Ia datang dari kebocoran kecil yang berulang:
- Jajan harian: Rp 15.000 tiap hari kerja adalah sekitar Rp 300.000 sebulan.
- Langganan tak terpakai: Cek daftar tagihanmu, matikan yang tidak kamu rindukan.
- Biaya ongkir & layanan: Sekali dua kali wajar, tapi jika setiap hari, jumlahnya menjadi pos tersendiri.
Kebocoran hanya kelihatan jika pengeluaran dicatat. Jika belum, mulailah dari panduan cara mencatat pengeluaran harian.
Naikkan pelan-pelan, dan sergap uang kaget
Persentase tabungan tidak harus diam di 5% selamanya. Dua momen paling mudah untuk menaikkannya:
- Saat gaji naik: Sebelum gaya hidup ikut naik, pindahkan setengah kenaikannya ke tabungan. Kamu tetap merasa lebih lega, dan tabunganmu tumbuh tanpa terasa berkorban.
- Saat uang kaget datang: THR, bonus, atau hasil jualan barang bekas bukan bagian dari anggaran bulanan, jadi tidak akan ada yang merindukannya. Sisihkan minimal setengahnya sebelum sempat terpakai.
Suka tantangan? Coba menabung Rp 10.000 tiap hari. Terasa kecil, tapi setahun penuh jumlahnya Rp 3.650.000, hampir setara satu bulan gaji bagi banyak orang.
Target pertama: dana darurat
Sebelum menabung untuk yang lain, kumpulkan dulu dana darurat sebesar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulananmu. Dana ini yang kamu pakai saat musibah datang, supaya tidak perlu berutang.
Simpan di rekening terpisah yang mudah dicairkan tetapi tidak tersambung ke belanja harianmu, dan jangan sentuh untuk diskon atau liburan.
Pertanyaan seputar ini
Berapa persen gaji yang ideal untuk ditabung?
Patokan umum adalah 20%, tetapi angka ideal adalah angka yang sanggup kamu ulang tiap bulan. Mulai dari 5% yang konsisten jauh lebih baik daripada 20% yang gagal di bulan kedua.
Menabung dulu atau melunasi utang dulu?
Utang berbunga tinggi harus dilunasi dulu, karena bunganya tumbuh lebih cepat daripada tabunganmu. Tapi tetap sisihkan dana darurat kecil (sekitar satu kali pengeluaran bulanan) supaya musibah tidak memaksamu berutang lagi.
Di mana sebaiknya tabungan disimpan?
Terpisah dari rekening harianmu. Boleh rekening kedua, boleh instrumen aman lain. Yang penting ada jarak: uang yang berada di satu layar dengan tombol bayar akan selalu kalah.